Jumat, 06 November 2015

Konfigurasi Access Point di TP Lin

Kali ini saya akan menjelaskan mengenai bagamaina cara mensetting Access Point menggunakan TP Link TL- WA701N.

Dalam mensetting Access Point kita memerlukan beberapa tahap yang harus dilakukan, diantaranya ;

  1. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara access point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Secara default, IP yang tertera pada label access point jenis ini adalah 192.168.1.1 dan netmask 255.255.255.0.
  2. Setelah itu, nyalakan access point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai karena bisa menimbulkan kerusakan pada access point.
  3. Lalu koneksikan dengan PC atau Laptop menggunakan kabel straight throught yang menghubungkan dua device yang berbeda.
  4. Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut. Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa IP default access point jenis ini adalah 192.168.1.1, namun pada praktek ini saya menggunakan access point yang IP address-nya diubah yaitu 10.10.7.1 Maka ketikkan IP 10.10.7.1 pada address bar, lalu tekan Enter pada keyboard. dan setelah ini akan muncul dialog box mengenai authentication Requiered. isi username dengan admin dan password dengan admin kemudia tekan OK.
Dialog Box Authentication Requiered
5. Kemudian akan muncul halaman seperti dibawah ini. 

Halaman Awal TP LINK

6. Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP) bila static maka kita akan mensetting IP secara manual sedangkan DHCP IP akan di setting automatis, main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. 

Memilih Tipe Jaringan

7. Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilih Wireless Setting. Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID(nama jaringan), Region, Channel dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Dalam hal ini saya membuat nama jaringan (SSID) yaitu tujuh. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save.

Menu Wireless Setting
8. Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Dalam hal ini saya melakukan pengaturan range user sebanyak 10 client dari 10.10.7.10 - 10.10.7.20. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save.

Memilih DHCP Tipe

9. Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.
Proses Reboting AP

Dengan demikian proses setting Access Point selesai dan Acess Point sudah bisa digunakan.

Referensi dan Gambar didapat dari 

http://shadazzshared.blogspot.co.id/2013/08/cara-konfigurasi-access-point-tp-link.html


Senin, 21 September 2015

Tugas Kecerdasan Buatan

Nama : Aji Sutrisna
NIM   : 1305453

Uniform Cost Search dan Iterative Deepening Search

Dalam Algoritma pencarian ada 4 hal yang perlu diperhatikan saat membuat suatu algoritma yaitu

  • Completeness atau teknik tersebut menjamin penemuan solusi jika solusinya memang ada.
  • Time Complexity yaitu berapa lama waktu yang diperlukan.
  • Space Complexity yaitu berapa banyak ruang memori yang diperlukan.
  • Optimality yaitu apakah teknik tersebut menjamin menemukan solusi yang terbaik jika terdapat beberapa solusi yang berbeda
Maka dari itu algoritma yang baik adalah yang memenuhi semua hal yang diatas.


Uniform Cost Search

Uniform Cost Search merupakan salah satu teknik pencarian yang termasuk pada Uninformed Search (Blind Search). Pada Uninformed Search Algoritm informasi yang disediakan akan menjadi informasi kunci saat pencarian berlangsung, karena pada algoritma ini tidak ada informasi tambahan yang digunakan.

Dalam UCS (Uniform Search Search) memiliki konsep yang hampir mirip dengan BFS (Breadth First Search) karena UCS merupakan gabungan dari konsep BFS dengan konsep DFS (Depth First Search), bedanya BFS menggunakan urutan level dari yang paling rendah hingga tertinggi, sedangkan dalam UCS berusaha menemukan solusi dengan biaya terendah yang dihitung berdasarkan biaya dari node asal ke node tujuan.

Dalam menggunakan UCS memiliki syarat yang harus dipenuhi agar bisa optimal dan complete, yaitu  g(SUCCESSOR(n)) >= g(n) untuk setiap node N. Karena bila syarat ini tidak bisa dipenuhi maka UCS tidak bisa digunakan.

catatan :
g(n) = biaya simpal dari simpul asal ke simpul n.

Kelebihan dan kekurangan UCS.

Dalam algoritma UCS memiliki kelebihan sebagai berikut.
  • Karena memiliki konsep seperti BFS maka UCS menjamin ditemukannya solusi dan solusi yang ditemukannya selalu solusi yang terbaik dalam kata lain UCS merupakan pencarian yang complete dan optimal.
  • Sangat cocok digunakan bila tidak menggunakan heuristik. karena butuh completeness dalam menemukan setiap solusi.
Kekurangan algoritma UCS sebagai berikut.
  • Memiliki syarat yang harus dipenuhi agar bisa complete dan optimal.
  • Memiliki kompleksitas waktu dan ruang yang banyak karena memakai konsep BFS. Komplesitas nya yaitu O(b^d).
Ilustrasi UCS bisa diskemakan sebagai berikut.
https://tomatcoklat.files.wordpress.com/2012/02/1.png
Seperti tampak pada gambar, initial state terletak pada ode start, kemudian untuk mencapai node berikutnya, algoritma ini memilih jalur yang memiliki harga terkecil diantara dua node depannya. Begitu seterusnya, dilakukan pengecekan node hingga sampai pada goal state.

Algoritma ini dimplementasikan dalam vaccum problem dimana ruangan yang asalnya kotor harus menjadi bersih dengan menggunakan vaccum otomatis.

Iterative Deepening Search

IDS (Iterative Deepening Search) merupakan algoritma pencarian yang mengkombinasikan antara keunggulan dari BFS (complete dan optimal) dengan keunggulan dari DFS (space complexity), tapi memiliki kekurangan yaitu dari segi time complexity (Ob^d).

Dalam IDS pencarian dilakukan secara iteratif (menggunakan penelusuran DFS) dimulai dari batasan level 1. Jika belum ditemukan solusi maka dilakukan iterasi lagi hingga solusi ditemukan. Jika solusi ditemukan tidak perlu melakukan proses backtracking (penelusuran balik untuk mendapatkan jalur yang diinginkan).

Keunggulan dari IDS sebagai berikut
  • merupakan algoritma yang complete, optimal.
  • memiliki space complexity yang kecil karena merupakan gabungan dari BFS dan DFS.
Kelemahan dari IDS hanya satu yang fatal yaitu time complexity yang tinggi. Karena time complexity yang tinggi maka kita bisa melakukan percepatan dengan melakukan teknik parralel processing (menggunakan lebih dari satu proccesor)

https://chessprogramming.wikispaces.com/file/view/ideep.jpg/397640688/ideep.jpg
algoritma ini bisa digunakan dalam permainan puzzle 8 angka. yang harus disusun terurut dari kecil ke besar.

Sumber :

http://socs.binus.ac.id/2013/04/23/uninformed-search-dan-informed-search/
https://tomatcoklat.wordpress.com/2012/02/19/artificial-intelligence-_/
https://en.wikipedia.org/wiki/Iterative_deepening_depth-first_search
http://adijinadiboy.blogspot.co.id/2013/04/metode-pencarian-artificial-intelejence_589.html

Sabtu, 08 Agustus 2015

CITA-CITA TERBESAR DALAM HIDUP SAYA


Cita-cita adalah merupakan impian yang harus digapai seseorang dan pasti semua orang memiliki cita citanya tersendiri. Saat kecil aku bercita-cita menjadi seorang dokter, cita-cita ku ini didasari karena aku kagum kepada paman yang berprofesi sebagai dokter. Namun seiring berjalannya waktu dan pertumbuhanku cita-citaku pun berganti. Aku menemukan minat baru, bukan pada bidang medis melainkan pada bidang teknologi.

http://sidomi.com/wp-content/uploads/2012/10/dokter.jpg
                                                           
Setelah aku SMP, aku mulai menemukan minat ini. Aku mulai tertarik di dengan komputer dan merasa nyaman saat aku menggeluti bidang tersebut, saat SMA tujuanku merasa makin jelas aku ingin menjadi konsultan IT di bidang web designer dan web developer dan memiliki perusahaan di bidang tersebut. Dan untuk menggapai cita citaku ini sekarang aku melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri jurusan Ilmu Komputer.

Sebenarnya melanjutkan ke perguruan tinggi bukanlah niatku, aku berniat untuk belajar otodidak namun orangtua ku menyarankan hal ini agar kelak aku memiliki bekal ilmu yang cukup untuk menempuh jalan saat aku menggapai cita citaku

salah satu web yang telah aku buat


Dalam proses menggapai cita-citaku tentu saja aku sudah mulai jalan itu, selain pendidikan aku sudah mulai membuat beberapa web sederhana walaupun itu tuntutan saat aku kuliah, web yang dimulai dengan HTML saja sampai yang memiliki database.



Namun dibalik semua cita cita pribadi ku ini ternyata aku memiliki satu tujuan yang harus tercapai yaitu membahagiakan kedua orangtua ku yang telah merawatku hingga sekarang. Tujuanku bukan hanya sebatas balas jasa, namun merupakan jalan untuk meraih cita-citaku yang lainnya karena saat kita memiliki ridho orang tua yakinlah Allah SWT akan selalu meridhoi kita. Pertama aku akan meraih gelar S1 ku untuk hal ini karena dengan begitu aku yakin bisa membuat orangtua ku bangga setelah itu aku akan memulai jalan untuk cita-citaku hingga aku dapat membahagiakan kedua orangtua ku.

Aku menyadari untuk menggapai cita-citaku dan membahagiakan orangtuaku bukanlah hal yang mudah seperti membalikkan telapak tangan, butuh perjuangan untuk menggapai kedua hal itu. Aku masih harus terus belajar untuk menjadi seorang konsultan IT dan web developer dan bmasih terus berusaha untuk membahagiakan kedua orangtuaku.

Untuk hal itu aku harus mulai mengubah kebiasaan buruk dalam pola hidupku yang masih saja suka  aku lakukan, aku menyadari hal itu adalah hal yang buruk namun tetap saja sangat susah untuk ditinggalkan, hal seperti mengatur waktu pun aku masih kesulitan, aku suka menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain game dan hal itu bukanlah hal yang baik. Selain itu aku terkadang aku terlalu cepat dalam mengambil keputusan (tidak sabaran).

Maka dapat disimpulkan bahwa masih banyak yang harus aku tempuh untuk membahagiakan kedua orangtua ku dan menjadi seorang konsultan IT serta web developer. Aku akan mengatur waktuku lebih baik lagi dan belajar semua hal mengenai WEB



Dan ini untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah kewirausahaan

Tujuan utama              : Membahagiakan orangtuaku
Tujuan lainnya          : Menjadi seorang konsultan IT dan web Developer serta memiliki perusahaan dibidang web developer.

Masalah

- Belum bisa mengatur waktu
- Kurang memiliki kesabaran
- Pengetahun masih belum cukup
- Belum memiliki penghasilan sendiri

Strategi

Menyelesaikan S1 ku dengan predikat cumlaude
-  Mulai mempelajari semua hal yang berhubungan dengan WEB
Mengatur waktu lebih baik lagi, kurangi main game nya
 Melatih kesabaran, sehingga bisa membuat keputusan yang tepat


Semoga semua cita-cita dan angan ku tercapai, Aamiin.

Kamis, 14 Mei 2015

Linux Permission, Manajemen Sekuriti dan File System



Linux Permission File

izin akses di linux

Didalam linux ada tiga jenis izin akses :
  • Read : pada file biasa read berarti file dapat dibuka dan dibaca, pada sebuah direktori berarti dapat melihat daftar isi direktori
  • Write : Pada file biasa, ini berarti anda bisa memodifikasi file. Dalam kasus direktori berarti anda bisa melakukan CRUD file yang ada di dalam direktori tersebut
  • Execute : dalam kasus sebuah file bisa ini berarti anda bisa menjalankan file sebagai program atau shell script. Pada sebuah direktori memungkinkan anda untuk mengakses file dalam direktori dan memasukkanya.

Untuk melihat suatu akses file dalam sebuah direktori anda bisa menggunakan terminal dengan mengetikkan ls –l

Pengaturan Hak Akses

Baik mode simbolik maupun mode numeric pengaturan file menggunakan perintah chmod pada terminal.
Dalam metode simbolik. Hak akses ditentukan dari gabungan beberapa karakter alfhabetis dan juga symbol. contohnya

Setelah perintah dijalankan maka izin file tersebut akan menjadi - r- -r- -r - -
Sedangkan Metode Numeric menggunakan angka sebagai parameter hak akses suatu file. Contohnya


Setelah perintah dijalankan maka izin file tersebut akan menjadi – r w x r – x r – x


Manajamen Sekuriti dan File System

Tipe User di Linux
  • User Root : User yang memiliki hak sebagi administrator, biasa juga disebut “super user”. User root yang akan mengelola dan mengkonfigurasi komputer.
  • User Biasa : User yang tidak memiliki hak akses sebagai administrator. User ini digunakan untuk melakukan  kegiatan  sehari-hari  itu  misalnya  mengetik,  browsing  internet  dan kegiatan lain yang tidak membutuhkan hak root.
  • User system : misalnya bin dan  nobody. User-user ini  dibuat otomatis saat kita menginstall Linux.

Ada beberapa perintah yang bisa dilakukan untuk memanajemen user di linux dengan menggunakan terminal, diantaranya :
  • Adduser atau useradd : untuk menambahkan user baru
  • Passwd : untuk membuat password akun tersebut
  • Userdel : untuk menghapus user yang ada di sistem
  • Groupadd dan groupdel : untuk menambahkan group serta menghapus group
  • Dan masih banyak yang lainnya

File system yang ada di Linux
File System di Linux
  • Ext2 merupakan tipe file system yang paling tua yang masih ada dan menjadi yang paling ampuh diantara file system untuk distribusi linux
  • Ex3 merupakan peningkatan dari Ext2 dengan beberapa kelebihan diantaranya Journaling, Integritas data , Kecepatan dan Mudah melakukan Migrasi
  • Ext4 merupakan peningkatan dari Ext3 dengan kelebihan yaitu pengalamatan 48-bit blok.



Swap

Swap merupakan area di luar memori utama yang digunakan OS untuk memperbesar kapasitas memori virtual sehingga kita dapat menjalankan lebih banyak proses dalam waktu bersamaan

Tipe Swap

  • Swap raw partition (Partisi yang tidak diberi ofile system) : memiliki kecepatan yang lebih tinggi karena overhead yang lebih rendah namun perbedaan kecepatan nya tidak terlalu signifikan
  • Swap File (Partisi yang berada diatas File System) :Fleksibilitas, kita dapat mengubah ukuran file dengan lebih mudah

 Ada beberapa perintah dalam swap di linux diantaranya
Mkswap : membuat swap
Swapon : mengaktifkan swap
Swapoff : menghentikan swap

Kamis, 16 April 2015

Tugas Manajemen Memori, Disk atau I/O dan File atau Direktori (1305453_ Aji Sutrisna_C1)


1. Manajemen Memori
    Manajemen memori merupakan salah satu tugas dari sistem operasi yang mempengaruhi dalam menentukan proses yang harus diletakkan pada antrian. Berfungsi sebagai berikut
  • Mengelola Informasi yang dipakai dan tidak dipakai
  • Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan
  • Mendealokasikan memori dari proses yang telah usai
  • Mengelola swapping atau pagging antara memori utama dan disk
Menurut keberadaannya manajemen memori dibagi 2 yaitu
gambar 1 Peta konsep keberadaan manajemen memori
a. Dengan Swapping atau paging
Manajemen memori dengan pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi

b. Tanpa Swapping atau paging
Manajemen memori tanpa pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi

Berikut perintah dalam manajemen memori di terminal linux:

Free


Untuk melihat memori yang terpakai oleh suatu proses

2. Manajemen Disk atau I/O

Dalam manajemen disk dan i/o terdiri dari manajemen partisi dan manajemen I/O


Berikut beberapa perintah dalam manajemen partisi baik pembuatan maupun format partisi. Perintah tersebut menggunakan command fdisk (dalam terminal).  Macam macam fdisk


Dalam menggunakan perintah fdisk harus disertai sudo karena bersifat super admin.
Contoh di terminal:
Selain itu  manajemen I/O dapat dilakukan dengan melihat I/O yang tehubung dengan PC kita dengan mengetikkan lsusb

3. Manajemen File dan Direktori

Dalam manajemen file dan directory terkait dengan proses manipulasi, penghapusan , menyalin dan memindahkan file maupun direktori serta berbagai proses lainnya


  • Rename : berfungsi untuk memanipulasi nama file maupun direktori yang ingin diubah
  • Delete : menghapus file maupun direktori yang diinginkan biasanya harus memakai sudo saat menjalankan perintah di terminal. Nama perintah di terminal adalah “rm”
  • Duplicate/Copy : menyalin file maupun direktori ke suatu direktori lainnya, nama perintah diterminal adalah “cp”
  • Move : memindahkan file atau direktori dari direktori a ke direktori b, nama perintah di terminal adalah “mv”

Selain itu ada beberapa proses lainnya yang bisa dilakukan misalnya melihat daftar direktori dengan perintah “pwd” maupun “ls”. Membuat direktori dengan perintah “mkdir” maupun proses pencarian dengan menggunakan perintah “find”.

Kompresi File

Ketika ingin membuat back-up dari arsip, kita bisa menggunakan kompresi file. Dalam linux ada dua program yang populer yaitu “gzip” dan “bzip2”.


Dalam gzip kompresi file menggunakan “gzip services” sedangkan untuk dekompresi menggunakan “gzip –d services.gz”
Dalam bzip2 kompresi file menggunakan “bzip2 services” sedangkan untuk dekompresi menggunakan “bunzip2 services.bz2”


Referensi :

Modul Praktikum SO 6
Modul Praktikum SO 7

Jumat, 27 Maret 2015

Linux Shell dan Scheduling (TP2_1305453_Aji Sutrisna)


  1. Linux Shell
peta konsep Linux Shell

Command Shell adalah program yang menerjemahkan perintah, shell bukan sistem operasi tetapi cara untuk terhubung dengan sistem operasi dan menjalankan perintah. Salah satu contoh Shell adalah BASH (di linux) dan Command Prompt (Windows), BASH merupakan Bourne Again Shell merupakan pengembangan dari Bourne Shell di sistem UNIX. Semua fitur di BASH merupakan penambahan dari Bourne Shell dan banyak fitur lainnya.


Perbedaan BASH dengan DOS Command Prompt

BASH (Bourne Again Shell)
DOS Command Prompt
Case sensitivity
Tidak Case Sensitivity
“/” garis pemisah dan “\” escape character
“/” argument delimiter dan “\”pemisah direktori
Filenames atau eksetensi tidak ada
Ekstensi ada, menggunakan eight dot three


Di BASH terdapat berbagai macam karakter spesial yang memiliki fungsi masing masing, diantaranya “\” , “/” ,”*” dan masih banyak lainnya

Didalam BASH terdapat dua bagian disebut “PATH” dan “Command Syntax”. PATH adalah perintah paling umum sedangkan Command Syntax adalah perintah yang dapat berjalan sendiri
Contoh PATH : /home/zayretro/myprogram
Contoh Command Syntax : ls –l
Semua program tersebut harus dieksekusi di Terminal (Command Prompt nya LINUX). 

2. Scheduling


Peta Konsep Scheduling

2.1 Penjadwalan dengan menggunakan Crontab

Crontab merupakan salah satu perintah yang terdapat di LINUX yang berfungsi melakukan penjadwalan berdasarkan waktu. Pada umumnya crontab sudah diinstal di linux bila tidak tinggal ketikan sudo apt-get install crontab pada terminal.
Struktur Crontab saat membuat perintah


Macam macam perintah dalam Crontab
  • Crontab  –e : perintah untuk mengubah daftar perintah yang akan dijalankan oleh crontab.
  • Crontab  –l : perintah untuk melihat daftar perintah yang akan diekskusi
  • Crontab –r: perintah untuk menghapus semua daftar perintah yang ada didaftar perintah dalam crontab
2.2 Penjadwalan dengan menggunakan AT


Selain menggunakan crontab ada juga penjadwalan dengan menggunakan at sebelumnya harus install dulu at dengan mengetik sudo apt-get install at , berikut ini beberapa perintah dasar untuk perintah at

Berikut beberapa perintah dalam at

  • At : perintah ini digunakan untuk menentukan kapan perintah/job akan diekskusi
  • Atq : perintah ini digunakan untuk melihat semua antrian perintah/job
  • Atrm[nomorjob] : perintah ini digunakan untuk menghapus antrian perintah dengan nomor job tertentu

Referensi :

Modul Latihan Praktikum SO4
Modul Latihan Praktikum SO5

Jumat, 13 Maret 2015

Perintah Dasar dan Manajemen Proses di Linux Ubuntu (TugasPraktikum SO_1305453_AjiSutrisna)



Linux adalah sebuah sistem operasi yang terdistribusi secara open source. Maka dari itu kali ini saya akan mecoba untuk membahas sedikit mengenai printah dasar yang ada di linux Ubuntu dengan menggunakan Terminal (kalau di windows sih CMD). Tapi sebelum itu mari mengenal lebih dalam mengenai LINUX.
Linux pertama kali dirilis pada tanggal 14 Maret 1994 walaupun sudah dikembangkan sebelum itu, karena linux ini adalah turunan dari UNIX (sistem operasi juga).  Seperti windows yang memiliki banyak program linux juga banyak memiliki program yang mendukung sistem operasinya seperti Open Office, Gnumeric dan lain- lain. Karena linux merupakan turunan dari UNIX maka linux memiliki komponen dasar yang hampir sama dengan UNIX seperti kernel, Shell dan Command Utilities.
Nah sekarang ayo masuk ke poin inti dari bahasan ini yaitu perintah perintah dasar yang ada dilinux menggunakan terminal. Bagi yang belum tahu cara buka terminal di linux (Ubuntu) bisa dengan dua cara 

  • Dash Menu -> ketikan “Terminal”->klik terminal    
  •  Atau dengan shorcut ctrl+alt+T 



terminal
 
Berikut beberapa perintah dasar yang bisa dilakukan di terminal linux

Perintah Dasar pada terminal Linux
1. Perintah Dasar untuk Penanganan File 
    •    Membuat direktori : mkdir nama_folder
      mkdir

      Contoh : mkdir foldersatu    
    • Menampilkan isi direktori : ls 
perintah ls bisa ditambah dengan berbagai atribut untuk membuat tampilan yang lebih detail seperti
 ls –l, ls –a, ls –al, dan ls /direktori tujuan
ls
    • Berpindah direktori : cd
perintah cd bisa ditambah dengan berbagai atribut untuk membuat berpindah ke direktori tertentu seperti cd ~ (ke home), cd .. (pindah ke direktori sebelumnya)
cd
    • menampilkan direktori yang aktif : pwd
    • menyalin file ke sebuah direktori :cp
dalam menyalin file kita bisa menggunakan command cp dengan format : cp file.txt direktori tujuan

    • memindahkan file dan rename file : mv
saat kau ingin melakukan rename maka yang harus digunakan adalah mv dengan format seperti berikut : mv nama_file_lama.ehm nama_file_baru.ehm *ehm = ekstensi file
sedangkan saat kau ingin memindahkan file bisa menggunakan mv dengan format seperti berikut mv nama_file direktori_tujuan


    • Menghapus file dan mencari file
Untuk menghapus file bisa menggunakan command: rm file_yang_ingin_dihapus sedangkan untuk mencari file : find nama_file/folder_yang_akan_dicari

2. Perintah Dasar Pemrosesan Text

    • Melihat isi file
cat nama_file.ehm dengan menggunakan perintah ini digunakan terminal akan menampilkan file dalam bentuk plain teks

    • Menampilkan jumlah baris dan jumlah kata serta ukuran file (dalam byte): wc nama_file.txt 
3. Perintah Dasar dalam sistem administrasi


    • Menjalankan printah sebagai Super User : sudo_nama_perintah
sudo su


Contoh : sudo_halt 
Maka halt akan menjadi super user

    • Melihat user yang sedang aktif : whoami
Perintah diatas dapat melihat user mana yang sedang aktif pada terminal.

4. Perintah Dasar  dalam Manajemen Pemrosesan

    • Menampilkan proses-proses yang sedang berjalan : ps
beberapa command ps dengan atributnya



perintah ps dapat ditambahkan berbagai atribut untuk menampilkan proses dengan tampilan yang berbeda seperti ps -aux, ps –au dan lain-lain.

    • Mengakhiri proses yang sedang berjalan : kill atribut 
pkill nama_program

Perintah kill dapat ditambahkan berbagai atribut untuk menghentikan/mengakhiri suatu proses seperti kill PID, pkill nama_program, killall program.
    • Menampilakan Daftar perangkat yang ditancapkan di port USB : lsusb
    • Membersihkan tampilan terminal : clear
    • merestart sistem : reboot
    • mematikan sistem :shutdown halt (catatan : perintah reboot dan shutdown hanya bisa dilakukan oleh super user).

Nah cukup sekian tentang perintah dasar dalam linux Ubuntu...... sekarang kita lanjut ke Manajemen proses yang ada di linux : check this out :D

Manajemen Proses pada Linux

Sebelum kita membahas mengenai manajemen proses di linux alangkah baiknya kita tahu mengenai proses dilinux. Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Dilinux semua proses diawali dengan init (diciptakan), selain itu setiap program merupakan proses dan dapat dimusnahkan maupun diciptakan. Setiap proses akan memiliki PID (Proccess identification number) yang unik.

Ada 4 konsep dasar dalam Manajemen Proses yaitu
  1. Multiprogramming,  salah  satu  teknik  penjadwalan  dimana  tugas  (task)  yang  sedang berjalan  tetap  berjalan  sampai  ia  melakukan  operasi  yang  membutuhkan  waktu  untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau  sampai  komputer  memaksa  untuk  menukar  tugas  yang  sedang  berjalan  dengan tugas lainnya.
  2. Pseudoparallelism, eksekusi proses secara paralel pada sistem
  3. Multiprocessing,  kemampuan  pemrosesan  komputer  yang  dilakukan  secara  serentak. istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut
  4. Distributed  Processing,  Mengerjakan  semua  proses  pengolahan  data  secara  bersama antara  komputer  pusat  dengan  beberapa  komputer  yang  lebih  kecil  dan  saling dihubungkan melalui jalur komunikasi
Selanjutnya adalah model-model proses :
  • Sequential Proses.
  • MultiProgramming.
  • CPU Switching
Dalam sebuah proses kita bisa melakukan berbagai operasi seperti berikut ini
  • penciptaan proses
  • penghancuran proses
  • penundaan proses
  • pelanjutan kembali proses
  • mem-Block proses
  • membangunkan proses
  • menjadwalkan proses
  • Komunikasi antar Proses
Biar lebih mudah dipahami kita akan mencoba beberapa operasi dalam manajemen proses melalui terminal

  • Ps (process status) untuk melihat kondise proses yang ada. Perintah ps juga bisa ditambahkan beberapa atribut seperti ps –a, ps –aux, ps –u dan lain lain


ps
  • top
top


adalah perintah untuk melihat proses yang sedang berjalan. Ada dua jenis top yang pertama top dan htop. Untuk htop anda perlu mengetikkan sudo apt-get install htop (perlu koneksi internet)

  • ps - eF dan ps -eh
ps -eF

ps -eH


keduanya berfungsi untuk menampilkan proses hubungan antara parent dan child. tapi dengan tampilan yang berbeda.

  • pstree
pstree

berfungsi untuk menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child dengan bentuk tree
  • Kill
pkill nama_program

adalah perintah untuk menghentikan suatu proses/job, bisa ditambahkan beberapa atribut seperti kill PID, pkill nama_proses dan masih banyak lainnya.
  • renice : renice prioritas PID
perintah untuk mengubah prioritas suatu proses, caranya seperti ini.

Nah itulah beberapa materi tentang perintah dasar dan manajemen proses pada linux menggunakan terminal. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan berikutnya :D Terimakasih

Referensi :

  • Modul Latihan Prektikum SO 1
  • Modul Latihan Praktikum SO 2
  • gambar hasil screenshot dari laptop sendiri