Jumat, 27 Maret 2015

Linux Shell dan Scheduling (TP2_1305453_Aji Sutrisna)


  1. Linux Shell
peta konsep Linux Shell

Command Shell adalah program yang menerjemahkan perintah, shell bukan sistem operasi tetapi cara untuk terhubung dengan sistem operasi dan menjalankan perintah. Salah satu contoh Shell adalah BASH (di linux) dan Command Prompt (Windows), BASH merupakan Bourne Again Shell merupakan pengembangan dari Bourne Shell di sistem UNIX. Semua fitur di BASH merupakan penambahan dari Bourne Shell dan banyak fitur lainnya.


Perbedaan BASH dengan DOS Command Prompt

BASH (Bourne Again Shell)
DOS Command Prompt
Case sensitivity
Tidak Case Sensitivity
“/” garis pemisah dan “\” escape character
“/” argument delimiter dan “\”pemisah direktori
Filenames atau eksetensi tidak ada
Ekstensi ada, menggunakan eight dot three


Di BASH terdapat berbagai macam karakter spesial yang memiliki fungsi masing masing, diantaranya “\” , “/” ,”*” dan masih banyak lainnya

Didalam BASH terdapat dua bagian disebut “PATH” dan “Command Syntax”. PATH adalah perintah paling umum sedangkan Command Syntax adalah perintah yang dapat berjalan sendiri
Contoh PATH : /home/zayretro/myprogram
Contoh Command Syntax : ls –l
Semua program tersebut harus dieksekusi di Terminal (Command Prompt nya LINUX). 

2. Scheduling


Peta Konsep Scheduling

2.1 Penjadwalan dengan menggunakan Crontab

Crontab merupakan salah satu perintah yang terdapat di LINUX yang berfungsi melakukan penjadwalan berdasarkan waktu. Pada umumnya crontab sudah diinstal di linux bila tidak tinggal ketikan sudo apt-get install crontab pada terminal.
Struktur Crontab saat membuat perintah


Macam macam perintah dalam Crontab
  • Crontab  –e : perintah untuk mengubah daftar perintah yang akan dijalankan oleh crontab.
  • Crontab  –l : perintah untuk melihat daftar perintah yang akan diekskusi
  • Crontab –r: perintah untuk menghapus semua daftar perintah yang ada didaftar perintah dalam crontab
2.2 Penjadwalan dengan menggunakan AT


Selain menggunakan crontab ada juga penjadwalan dengan menggunakan at sebelumnya harus install dulu at dengan mengetik sudo apt-get install at , berikut ini beberapa perintah dasar untuk perintah at

Berikut beberapa perintah dalam at

  • At : perintah ini digunakan untuk menentukan kapan perintah/job akan diekskusi
  • Atq : perintah ini digunakan untuk melihat semua antrian perintah/job
  • Atrm[nomorjob] : perintah ini digunakan untuk menghapus antrian perintah dengan nomor job tertentu

Referensi :

Modul Latihan Praktikum SO4
Modul Latihan Praktikum SO5

Jumat, 13 Maret 2015

Perintah Dasar dan Manajemen Proses di Linux Ubuntu (TugasPraktikum SO_1305453_AjiSutrisna)



Linux adalah sebuah sistem operasi yang terdistribusi secara open source. Maka dari itu kali ini saya akan mecoba untuk membahas sedikit mengenai printah dasar yang ada di linux Ubuntu dengan menggunakan Terminal (kalau di windows sih CMD). Tapi sebelum itu mari mengenal lebih dalam mengenai LINUX.
Linux pertama kali dirilis pada tanggal 14 Maret 1994 walaupun sudah dikembangkan sebelum itu, karena linux ini adalah turunan dari UNIX (sistem operasi juga).  Seperti windows yang memiliki banyak program linux juga banyak memiliki program yang mendukung sistem operasinya seperti Open Office, Gnumeric dan lain- lain. Karena linux merupakan turunan dari UNIX maka linux memiliki komponen dasar yang hampir sama dengan UNIX seperti kernel, Shell dan Command Utilities.
Nah sekarang ayo masuk ke poin inti dari bahasan ini yaitu perintah perintah dasar yang ada dilinux menggunakan terminal. Bagi yang belum tahu cara buka terminal di linux (Ubuntu) bisa dengan dua cara 

  • Dash Menu -> ketikan “Terminal”->klik terminal    
  •  Atau dengan shorcut ctrl+alt+T 



terminal
 
Berikut beberapa perintah dasar yang bisa dilakukan di terminal linux

Perintah Dasar pada terminal Linux
1. Perintah Dasar untuk Penanganan File 
    •    Membuat direktori : mkdir nama_folder
      mkdir

      Contoh : mkdir foldersatu    
    • Menampilkan isi direktori : ls 
perintah ls bisa ditambah dengan berbagai atribut untuk membuat tampilan yang lebih detail seperti
 ls –l, ls –a, ls –al, dan ls /direktori tujuan
ls
    • Berpindah direktori : cd
perintah cd bisa ditambah dengan berbagai atribut untuk membuat berpindah ke direktori tertentu seperti cd ~ (ke home), cd .. (pindah ke direktori sebelumnya)
cd
    • menampilkan direktori yang aktif : pwd
    • menyalin file ke sebuah direktori :cp
dalam menyalin file kita bisa menggunakan command cp dengan format : cp file.txt direktori tujuan

    • memindahkan file dan rename file : mv
saat kau ingin melakukan rename maka yang harus digunakan adalah mv dengan format seperti berikut : mv nama_file_lama.ehm nama_file_baru.ehm *ehm = ekstensi file
sedangkan saat kau ingin memindahkan file bisa menggunakan mv dengan format seperti berikut mv nama_file direktori_tujuan


    • Menghapus file dan mencari file
Untuk menghapus file bisa menggunakan command: rm file_yang_ingin_dihapus sedangkan untuk mencari file : find nama_file/folder_yang_akan_dicari

2. Perintah Dasar Pemrosesan Text

    • Melihat isi file
cat nama_file.ehm dengan menggunakan perintah ini digunakan terminal akan menampilkan file dalam bentuk plain teks

    • Menampilkan jumlah baris dan jumlah kata serta ukuran file (dalam byte): wc nama_file.txt 
3. Perintah Dasar dalam sistem administrasi


    • Menjalankan printah sebagai Super User : sudo_nama_perintah
sudo su


Contoh : sudo_halt 
Maka halt akan menjadi super user

    • Melihat user yang sedang aktif : whoami
Perintah diatas dapat melihat user mana yang sedang aktif pada terminal.

4. Perintah Dasar  dalam Manajemen Pemrosesan

    • Menampilkan proses-proses yang sedang berjalan : ps
beberapa command ps dengan atributnya



perintah ps dapat ditambahkan berbagai atribut untuk menampilkan proses dengan tampilan yang berbeda seperti ps -aux, ps –au dan lain-lain.

    • Mengakhiri proses yang sedang berjalan : kill atribut 
pkill nama_program

Perintah kill dapat ditambahkan berbagai atribut untuk menghentikan/mengakhiri suatu proses seperti kill PID, pkill nama_program, killall program.
    • Menampilakan Daftar perangkat yang ditancapkan di port USB : lsusb
    • Membersihkan tampilan terminal : clear
    • merestart sistem : reboot
    • mematikan sistem :shutdown halt (catatan : perintah reboot dan shutdown hanya bisa dilakukan oleh super user).

Nah cukup sekian tentang perintah dasar dalam linux Ubuntu...... sekarang kita lanjut ke Manajemen proses yang ada di linux : check this out :D

Manajemen Proses pada Linux

Sebelum kita membahas mengenai manajemen proses di linux alangkah baiknya kita tahu mengenai proses dilinux. Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Dilinux semua proses diawali dengan init (diciptakan), selain itu setiap program merupakan proses dan dapat dimusnahkan maupun diciptakan. Setiap proses akan memiliki PID (Proccess identification number) yang unik.

Ada 4 konsep dasar dalam Manajemen Proses yaitu
  1. Multiprogramming,  salah  satu  teknik  penjadwalan  dimana  tugas  (task)  yang  sedang berjalan  tetap  berjalan  sampai  ia  melakukan  operasi  yang  membutuhkan  waktu  untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau  sampai  komputer  memaksa  untuk  menukar  tugas  yang  sedang  berjalan  dengan tugas lainnya.
  2. Pseudoparallelism, eksekusi proses secara paralel pada sistem
  3. Multiprocessing,  kemampuan  pemrosesan  komputer  yang  dilakukan  secara  serentak. istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut
  4. Distributed  Processing,  Mengerjakan  semua  proses  pengolahan  data  secara  bersama antara  komputer  pusat  dengan  beberapa  komputer  yang  lebih  kecil  dan  saling dihubungkan melalui jalur komunikasi
Selanjutnya adalah model-model proses :
  • Sequential Proses.
  • MultiProgramming.
  • CPU Switching
Dalam sebuah proses kita bisa melakukan berbagai operasi seperti berikut ini
  • penciptaan proses
  • penghancuran proses
  • penundaan proses
  • pelanjutan kembali proses
  • mem-Block proses
  • membangunkan proses
  • menjadwalkan proses
  • Komunikasi antar Proses
Biar lebih mudah dipahami kita akan mencoba beberapa operasi dalam manajemen proses melalui terminal

  • Ps (process status) untuk melihat kondise proses yang ada. Perintah ps juga bisa ditambahkan beberapa atribut seperti ps –a, ps –aux, ps –u dan lain lain


ps
  • top
top


adalah perintah untuk melihat proses yang sedang berjalan. Ada dua jenis top yang pertama top dan htop. Untuk htop anda perlu mengetikkan sudo apt-get install htop (perlu koneksi internet)

  • ps - eF dan ps -eh
ps -eF

ps -eH


keduanya berfungsi untuk menampilkan proses hubungan antara parent dan child. tapi dengan tampilan yang berbeda.

  • pstree
pstree

berfungsi untuk menampilkan semua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child dengan bentuk tree
  • Kill
pkill nama_program

adalah perintah untuk menghentikan suatu proses/job, bisa ditambahkan beberapa atribut seperti kill PID, pkill nama_proses dan masih banyak lainnya.
  • renice : renice prioritas PID
perintah untuk mengubah prioritas suatu proses, caranya seperti ini.

Nah itulah beberapa materi tentang perintah dasar dan manajemen proses pada linux menggunakan terminal. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di postingan berikutnya :D Terimakasih

Referensi :

  • Modul Latihan Prektikum SO 1
  • Modul Latihan Praktikum SO 2
  • gambar hasil screenshot dari laptop sendiri